Strategi Mendapatkan Harga Grosir dari Supplier China untuk Repeat Order
Strategi Mendapatkan Harga Grosir dari Supplier China untuk Repeat Order
Dalam bisnis impor, hubungan dengan supplier tidak selalu berakhir setelah satu transaksi selesai.
Pelaku usaha yang menjual produk secara rutin biasanya membutuhkan pasokan barang secara berkelanjutan.
Karena itu, membangun hubungan kerja sama dengan supplier dapat menjadi bagian penting dari strategi pembelian.
Salah satu manfaat yang mungkin diperoleh adalah kesempatan melakukan negosiasi harga berdasarkan riwayat transaksi dan rencana pembelian berikutnya.
Mengapa Repeat Order Penting?
Repeat order merupakan pembelian kembali kepada supplier yang sama.
Bagi supplier, pembeli yang melakukan transaksi berulang dapat menjadi peluang bisnis jangka panjang.
Namun, hubungan yang baik tidak berarti seller pasti memberikan diskon.
Harga tetap bergantung pada jumlah pesanan, kondisi produksi, biaya bahan baku, serta kebijakan masing-masing supplier.
Mulai dari Transaksi yang Terukur
Sebelum merencanakan kerja sama jangka panjang, sebaiknya kenali kualitas produk dan pelayanan supplier.
Pembelian pertama dapat digunakan untuk mengevaluasi kesesuaian barang, waktu pengiriman, kondisi packing, dan komunikasi.
Jika hasil transaksi memuaskan, pertimbangkan melakukan pembelian berikutnya.
Cara ini membantu importir membangun hubungan berdasarkan pengalaman nyata.
Sampaikan Rencana Pembelian dengan Jelas
Ketika bernegosiasi, jelaskan jumlah pembelian yang sedang direncanakan.
Jika memang memiliki kebutuhan pembelian rutin, informasi tersebut juga dapat disampaikan kepada seller.
Contoh Mandarin:
如果这次合作顺利,我以后还会继续采购。可以给我更好的批发价格吗?
Artinya: Jika kerja sama kali ini berjalan lancar, saya berencana melakukan pembelian kembali. Apakah bisa diberikan harga grosir yang lebih baik?
Gunakan pernyataan tersebut hanya apabila memang ada rencana pembelian lanjutan.
Minta Penawaran Berdasarkan Jumlah
Untuk mengetahui potensi penghematan, mintalah beberapa pilihan harga.
Misalnya harga untuk 100 pcs, 300 pcs, dan 500 pcs.
Contoh Mandarin:
请问100件、300件和500件分别是什么价格?
Artinya: Berapa harga masing-masing untuk pembelian 100, 300, dan 500 pcs?
Dari jawaban seller, Anda bisa mengetahui tingkat pembelian yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Tidak Semua Negosiasi Harus Berupa Diskon
Jika supplier tidak dapat menurunkan harga produk, pertimbangkan hal lain yang masih bisa dinegosiasikan.
Misalnya:
-
Pengurangan ongkir lokal China.
-
Pengiriman seluruh pesanan secara bersamaan.
-
Packing yang lebih sesuai.
-
Penyesuaian minimum order.
-
Pilihan kombinasi beberapa varian produk.
-
Kepastian waktu produksi dan pengiriman.
Tidak semua permintaan tersebut akan disetujui, tetapi dapat menjadi bahan pembicaraan untuk mencapai kesepakatan yang lebih sesuai.
Jaga Komunikasi yang Profesional
Supplier juga membutuhkan informasi pesanan yang jelas.
Ketika melakukan order, berikan jumlah, varian, spesifikasi, alamat pengiriman, dan kebutuhan packing secara lengkap.
Hindari terlalu sering mengubah pesanan setelah kesepakatan dibuat apabila perubahan tersebut dapat mengganggu proses produksi.
Komunikasi yang rapi mempermudah kedua pihak memahami transaksi.
Evaluasi Harga secara Berkala
Meskipun sudah sering membeli dari supplier yang sama, harga tetap perlu dibandingkan dengan kondisi pasar.
Perubahan bahan baku, kapasitas produksi, dan biaya logistik dapat memengaruhi penawaran.
Lakukan evaluasi berkala tanpa mengabaikan konsistensi kualitas dan pelayanan.
Kesimpulan
Mendapatkan harga grosir dari supplier China tidak selalu bergantung pada kemampuan menawar.
Riwayat transaksi, kejelasan pesanan, jumlah pembelian, dan komunikasi juga dapat menjadi bagian dari proses negosiasi.
Dengan membangun hubungan yang profesional serta tetap melakukan perhitungan biaya, importir dapat mengembangkan kerja sama supplier yang lebih terencana untuk kebutuhan jangka panjang.
Leave a Reply